Minyak Tetes Bokashi Siap Diluncurkan

PT.Karya Pak Oles Tokcer Company Group
Setelah Minyak Oles Bokashi go nasional dan internasional, Industri Obat Tradisional (IOT) PT Karya Pak Oles Tokcer kembali melepas ke pasar produk terbaru. Produk anyer berbasis tanaman obat (herbal) itu diberi nama Minyak Tetes Bokashi. Jelang peluncuran, di lini produksi sedang menggenjot produk tersebut guna memenuhi permintaan dari setiap kantor cabang pemasaran di Indonesia, termasuk Jakarta.
 
 
 
 
Peneliti yang sekaligus Kepala Bagian Pemastian Mutu (QA) untuk Pabrik II IOT PT Karya Pak Oles Tokcer Singaraja, Endah Widyowati, S.Si, Apt menjelaskan, penelitian Minyak Tetes Bokashi sudah dilakukan sejak tahun 2009 dan terdaftar di Badan POM RI pada 2011. Setelah menunggu proses kelayakan, akhirnya pada 2012, BPOM resmi mengeluarkan izin edar produk dengan nomor POM TR. 113 628 311. Minyak Tetes Bokashi merupakan obat tradisional yang bersumber dari Lontar Usadha Bali. 
Produk anyar yang bakal mendampingi Minyak Oles Bokashi di pasaran obat tradisional tersebut terbuat dari campuran beberapa tanaman berkhasiat obat. Proses pembuatan produk tersebut melalui fermentasi dan ekstrasi. Tanaman obat yang digunakan antara lain jahe, kunyit, pegagan, daun jambu biji, sambiloto, daun unggu dan daun sirih. Semua proses fermentasi itu berbasis minyak atsiri seperti minyak cengkeh, minyak adas, minyak kayu manis dan minyak perman yang selanjutnya difermentasi dengan teknologi Effective Microorganisms (EM). 
"Sebenarnya Minyak Tetes Bokashi hampir sama dengan Minyak Oles Bokashi yang sudah terlebih dahulu mendapatkan izin edar dari BPOM dan sudah akrab dengan konsumen di Indonesia termasuk di luar negeri," tegas Endang.
 
Minyak Tetes Bokashi diramu berdasarkan pengalaman empiris tentang khasiat dan kegunaan masing-masing bahan baku, Pengembangan produk herbal ini berdasarkan salah satu warisan leluhur di Pulau Bali tentang cara pembuatan obat tradisional. "Ya warisan leluhur itu yang lebih dikenal di Bali dengan sebutan Lengis Arak Nyuh atau minyak kelapa yang dihasilkan dari proses fermentasi dan penyulingan," jelas wanita kelahiran Bangil, Jawa Timur ini. 
Lengis Arak Nyuh, lanjut Endang, sebagai hasil penyulingan dari berbagai jenis tanaman rempah yang terdiri dari sisa-sisa bumbu dan potongan kelapa sewaktu memasak, yang diasapkan di atas tungku dapur selama 4-5 bulan. Teknik penyulingan menggunakan bejana kendi dari tanah liat dan buluh bambu sebagai pipa kondensasi.
Tetesan minyak yang didapat, sebut Endang, berwarna coklat kehitaman dan kadang berbau. Meski begitu, khasiatnya sangat mujarab untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Cara pemakaian, diteteskan ke dalam air minum. Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan, antara lain sakit gigi, sariawan, sakit tenggorokan, batuk, sakit perut, wasir dan muntah. "Karena berkhasiat obat itulah, Minyak Tetes Bokashi ini IOT PT Karya Pak Oles Tokcer mengembangkan secara inovatif yakni menyulap proses fermentasi yang memakan waktu berbulan-bulan menjadi lebih cepat hanya dengan teknologi EM di samping tetap didasari pada literatur ilmiah," ujar Endang. 
 
 
 
(Sumber : Koran Pak Oles Edisi 242 Periode 1-15 Mei 2012)

Tag: